6 Perkara Penting Perjudian : Sebab, Dampak dan Hukum Judi Online Menurut Islam

bandarqq – Permainan judi, meskipun menjadi salah satu perkara yang dilarang namun masih saja menarik minat banyak orang. Salah satu bentuk permainan judi yang dianggap paling mudah adalah judi online. fenomena judi online menjadi semakin berkembang seiring dengan kemudahan akses informasi teknologi. Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan sebab, dampak, dan hukum judi online menurut islam secara singkat menurut QS. Al-Baqarahayat 219 dan QS. Al-Maidah ayat 90-91.

Perbuatan yang memiliki lebih banyak dosa ketimbang manfaat

Dalil tentang perjudian dapat kita temukan dalam QS. Al-Baqarahayat 219 yang dijelaskan oleh Allah bahwa terdapat dua perkara yang memiliki manfaat dan dosa, namun dosa yang dapat ditimbulkan dari khamar dan judi adalah lebih besar daripada manfaat yang akan didapatkan oleh manusia.

Merupakan salah satu bentuk perbuatan setan

Perbuatan judi bandarqq merupakan salah satu bentuk perbuatan setan. Hal ini terdapat dalam QS. Al-Maidah ayat 90, dimana judi disejajarkan dengan perbuatan lain seperti minum khamar, berjudi (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah.

Setan bertujuan untuk menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan dosa dan hal-hal yang dilarang (diharamkan) oleh Allah. Padahal, Allah telah memperingatkan manusia bahwa setan adalah musuh yang nyata. Hal ini terdapat dalam Al Quran, salah satunya adalah QS. Fathir ayat 6.

Orang yang beruntung adalah orang yang dapat menghindari perjudian

Sudah sangat jelas bahwa berjudi menjadi salah satu perkara yang masuk dalam salah satu perbuatan yang dilarang dalam islam alias perbuatan haram. Pada QS. Al-Maidah ayat 90, Allah menyuruh manusia untuk menjauhi perbuatan judi. Selain itu, diterangkan pula bahwa orang yang dapat menghindari perjudian adalah orang yang beruntung. Dalam ayat tersebut, keberuntungan di antaranya adalah orang yang mendapatkan kemenangan berupa kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat.

Judi akan menimbulkan permusuhan dan kebencian 

Selanjutnya, apa yang menyebabkan keempat perkara tersebut dilarang oleh Allah adalah dijelaskan oleh lanjutan dari ayat tersebut, yaitu QS. Al-Maidah ayat 91 yang mana menerangkan bahwa perkara-perkara yang di dalamnya termasuk judi akan menimbulkan permusuhan dan kebencian antar sesama manusia.

Cukup mengamati perilaku orang-orang yang melakukan perjudian, yang mana pelaku tersebut akan mudah merasa hasad atau dengki pada orang lain yang menang judi. Orang yang melakukan perjudian tentunya berharap dirinya akan menang dan mendapatkan banyak uang dengan cara singkat. Bagi orang yang kalah dalam perjudian akan mudah diserang rasa frustasi dan marah diakibatkan kerugian yang diderita, bukannya malah keuntungan.

Dengki dan rasa marah tersebut akan menimbulkan kebencian pada orang lain dengan mudahnya. Jika seseorang telah ada rasa kebencian, maka dia tidak akan senang pada apa yang dimiliki oleh orang lain dan memilih untuk memusuhi orang tersebut. Tidak jarang ditemukan kebencian dan permusuhan tersebut akan menjadi pemicu bagi para pelaku perjudian untuk melakukan tindak pidana lain seperti penganiayaan dan perampokan dan sebagainya.

Menghalangi manusia dari mengingat Allah 

Masih dalam QS. Al-Maidah ayat 91, judi dapat menghalangi manusia dari mengingat Allah. Orang yang bermain judi akan sibuk dan menghabiskan waktunya untuk menikmati permainan judi tersebut. oleh karena itu, akan lebih mudah bagi mereka untuk melupakan Allah. Padahal, orang yang lupa dari mengingat Allah akan lebih mudah keras hatinya dan sulit mendapatkan hidayah.

Melalaikan manusia dari shalat

Sebab pelarangan judi yang selanjutnya adalah judi dapat melalaikan manusia dari sembahyang, yang mana bagi orang Islam, kewajiban sembahyang yang utama adalah shalat. Jika orang sudah asik dan menikmati permainan judi, maka akan lebih mudah bagi mereka untuk terlambat melaksanakan ibadah. Perbuatan ini lama kelamaan akan mengantarkan manusia pada sifat lalai, dan berujung pada ditinggalkannya kewajiban utama yaitu shalat.

Demikian pembahasan mengenai perjudian online yang terdiri atas sebab pelarangan, hukum, dan dampaknya bagi manusia. Semoga kita senantiasa dijauhkan dari perbuatan yang mendatangkan dosa dan ketidakbermanfaatan seperti judi online dari kehidupan kita dan juga senantiasa mematuhi apa yang menjadi ketetapan Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *